Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

.

.

PENGERTIAN LINGKUNGAN HIDUP MENURUT UNDANG-UNDANG

Sabtu, 31 Agustus 2013




A.Lingkungan Hidup Menurut UU No. 32 Tahun 2009

            Menurut Undang-Undang Lingkungan Hidup No. 23 Tahun 1997 Pasal 1 yang kemudian disempurnakan oleh Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, keduanya mendefinisikan pengertian lingkungan hidup sebagai berikut:

"Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain."

B.Lingkungan Hidup Menurut UU No. 32 Tahun 2009,

            Pengertian lingkungan hidup diperjelas lagi dengan pasal tentang pengendalian lingkungan hidup sebagai berikut:

"Pengedalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dilaksanakan dalam rangka pelestarian fungsi lingkungan hidup. Pengedalian pecemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup ini terdiri dari 3 hal yaitu : pencegahan,penanggulangan dan pemulihan lingkungan hidup dengan menerapkan berbagai instrument-instrument yaitu : Kajian lingkungan hidup straegis (KLHS); Tata ruang; Baku mutu lingkungan hidup; Kreteria baku mutu kerusakan lingkungan hidup; Amdal; UKL-UPL; perizinan; instrument ekonomi lingkungan hidup; peraturan perundang-undangan berbasis lingkungan hidup; anggaran berbasis lingkungan hidup; Analisis resiko lingkungan hidup; audit lingkungan hidup, dan instrument lain sesuai dnagan kebutuhan dan/atau perkembangan ilmu pengetahuan."

C.Lingkungan Hidup Menurut UU Rl No.4 Tahun 1982 

             Lingkungan Hidup Menurut UU Rl Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, menyatakan bahwa lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.


PERSETUJUAN INTERNASIONAL TENTANG LINGKUNGAN HIDUP
               
            Indonesia termasuk dalam perjanjian: Biodiversitas, Perubahan Iklim, Desertifikasi, Spesies yang Terancam, Sampah Berbahaya, Hukum Laut, Larangan Ujicoba Nuklir, Perlindungan Lapisan Ozon, Polusi Kapal, Perkayuan Tropis 83, Perkayuan Tropis 94, Dataran basah, Perubahan Iklim - Protokol Kyoto (UU 17/2004), Perlindungan Kehidupan Laut (1958) dengan UU 19/1961.


GREENWICH MEAN TIME (GMT)

Rabu, 03 Juli 2013




Greenwich Mean Time terkadang disebut juga Greenwich Meredian Time adalah acuan waktu di dunia. Greenwich itu sendiri berada di Kota London, Inggris. Wilayah Greenwich dijadikan sebagai tolok ukur waktu dunia karena terletak 0 derajat bujur yang menandai titik awal setiap kali perubahan zona waktu di seluruh dunia. 

Zona waktu di dunia ini dihitung berdasarkan letak geografis suatu negara. Berdasarkan letak geografisnya, sebuah negara mempunyai waktu yang bisa jadi lebih awal dari GMT ataupun sebelum GMT. Untuk negara Indonesia, sebagai contoh adalah waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) dihitung berdasarkan zona waktu sesuai standar GMT yaitu +7 yang berarti waktu di Indonesia Bagian Barat adalah 7 jam lebih awal dari waktu di Greenwich, Inggris. Jika wilayah di Pulau Sumatera menunjukkan pukul 19.00 WIB, maka waktu di Greenwich menunjuk pada pukul 12.00. (Pukul 12 Siang).

Berikut ini adalah daftar waktu di dunia sesuai dengan tabel dibawah ini :
DAFTAR WAKTU DUNIA/TIME DIFFERENCE

Greenwich Mean Time (GMT 12.00)

No.
Negara
+/- dari GMT
Waktu
1.
Abu Dhabi(UAE)
+4
16.00
2.
Amsterdam(Nederland)
+1
13.00
3.
Baghdad(Irak)
+3
15.00
4.
Bangkok(Thailand)
+7
17.00
5.
Bogota(Columbia)
-5
07.00
6.
Bermuda(Bermua)
-4
08.00
7.
Boston (USA)
-5
07.00
8.
Brisbane(Australia)
+10
22.00
9.
Cairo(Egypt)
+2
14.00
10.
Chicago(USA)
-6
06.00
11
Copenhagen (Denmark)
+1
13.00
12
Detroit(USA)
-5
07.00
13
Frankfurt(Germany)
+1
13.00
14
Hongkong
+8
20.00
15
Istambul(Turkey)
+3
15.00
16
Jakarta(Indonesia)
+7
19.00
17
Jeddah(Saudi Arabia)
+3
15.00
18
Karachi(Pakistan)
+5
17.00
19
Kuala Lumpur(Malaysia)
+8
20.00
20
London(England)
0
12.00
21
Los Angeles(USA)
-8
04.00
22
Madrid (Spain)
+1
13.00
23
Melbourne(Australia)
+10
22.00
24
Mexico City
-6
06.00
25
Miami (USA)
-5
07.00
26
Montreal(Canada)
-5
07.00
27
Moscow(Rusia)
+3
15.00
28
New York(USA)
-5
07.00
29
Osaka (Japan)
+9
21.00
30
Oslo(Norway)
+1
13.00
31
Perth(Australia)
+8
20.00
32
Singapore
+8
20.00
33
Sydney(Australia)
+10
22.00
34
Tokyo(Japan)
+9
21.00
35
Toronto(Canada)
-5
07.00
36
Vienna(Austria)
+1
13.00
37
Washington(USA)
-5
07.00
38
Zurich(Swiss)
+1
13.00


Dalam industri pariwisata kegunaaan GMT selain untuk mengetahui waktu di wilayah lain, juga berguna untuk mengetahui berapa lama waktu penerbangan sesungguhnya dari suatu daerah keberangkatan ke daerah tujuan. Contoh sederhana adalah penerbangan dari Singapore ke Jakarta.
 
Berangkat dari Singapore : Pukul 09.00 waktu setempat
Sampai di Jakarta : Pukul 09.30 waktu setempat

Jika hanya dilihat melalui waktu setempat, penerbangan Singapore-Jakarta membutuhkan waktu 30 menit. Namun, karena selisih waktu GMT antara Singapore dan Jakarta adalah 1 jam, maka penerbangan sesungguhnya membutuhkan waktu 1 jam 30 menit. Karena pada waktu pesawat berangkat dari Singapore, waktu di Jakarta menunjukkan pada pukul 08.00 WIB.

 

Search This Blog

Translate

KATEGORI

Wikipedia

Hasil penelusuran

ENTRI POPULER

Daftar Blog Saya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *